Transisi Nokia ke Perusahaan Software
News, Technology, Update 2:47 AM
HELSINKI - Jangan sebut Nokia sebagai produsen pembuat ponsel dunia lagi karena saat ini perusahaan tersebut menyebutnya sebagai produsen perangkat lunak.
"Masa depan kita (Nokia-red) adalah dalam perangkat lunak, dan bukan perangkat keras," kata Head of Marketing Nokia Asia Pasifik, Will Harris, kepada Computerworld Australia yang dilansir, Jumat (25/6/2010).
Harris juga menambahkan bahwa, langkah Nokia ini dimulai dengan akan dihadirkannya perangkat genggam dengan berbagai platform sistem operasi, yaitu platform Symbian Series 60 dengan Symbian 3 dan Symbian 4. Dan yang tak lama lagi adalah, MeeGo yang merupakan OS berbasis open source.
Setelah selesai, Nokia hanya akan memiliki tiga platform smartphone untuk seluruh armada yang terdiri dari Series 40, Symbian 4 dan MeeGo, yang terbuka untuk pembangunan dari pihak ketiga melalui platform Qt.
"Kami secara efektif bisa memulai semua perangkat pada hari yang sama karena mereka semua menggunakan platform yang sama," kata Harris.
"Lompatan bagi kita adalah kehadiran N97 ke N97 mini, yang mana diperlukan banyak waktu untuk mendapatkan perangkat lunak yang bekerja pada kedua perangkat," tambahnya.
Transisi Nokia ke perusahaan perangkat lunak terlihat kembali saat mengumumkan kerjasama dengan Microsoft. Nokia akan memberikan layanan olah pesan yang didukung penuh dengan klien Office Communications Server client.
Jelaslah, bahwa perusahaan itu berharap semakin bekerja sama dengan masyarakat untuk mengembangkan perangkat lunak yang lebih baik.







